menikmati pekerjaan di Juworo

hai,

ada cerita menarik ketika aku dan beberapa teman di tugaskan pergi ke Desa Juworo. Desa ini merupakan salah satu desa tempat kami belajar bersama masyarakat. Meskipun perjalanan menuju ke sana relatif jauh, tapi kami berangkat kerja dengan hati gembira… anggap aja piknik :))

tapi, setiap ada teman kantor yang ditugaskan ke Desa Juworo, selalu aja ada keluhan. Tahu ndak kenapa?… karena disana ndak ada warung makan..hahaha.. malu juga kan kalau mengharapkan dapat makan siang dari masyarakat desa.

akhirnya ni.. kami sepakat untuk membeli bekal makan siang dulu sebelum sampai di Desa Juworo. Ayam goreng kremes tulang lunak di Gemolong menjadi pilihan makan kami. Uenak buanget.. murah lagi. satu potong ayam goreng Rp 6.500. Eh,satu lagi ada menu yang enak juga lho.. es kelapa muda rasa lemon… sip tenan harganya cuma Rp 2.500..

kembali ke Desa Juworo. Di desa ini banyak hutan jatinya. Walhasil, lokasi hutan menjadi pilihan kami untuk makan siang… bener-bener seperti piknik kan… [jangan-jangan Pak Direktur marah ni… :)]

Pergi mengunjungi masyarakat juga menarik lho.. soalnya kami harus melewati sungai dan rel kereta api untuk mengunjungi mereka.. asyik… lagi-lagi seperti piknik…

Kapan-kapan, kalau ada temen-temen yang pengen ikut ke Desa Juworo kabari aku.. ayo main ke Juworo.. tapi ndak ada duren disana hehehe..

I love this job…

dingin...nonkrong di ayam kremes

makan di hutanfoto-121

foto-43foto-11

Advertisements
Published in: on February 25, 2009 at 8:10 am  Leave a Comment